Obat Mata Herbal Radix Vitae telah banyak membantu banyak manusia dan juga hewan

Obat Mata Herbal Radix Vitae telah banyak membantu banyak  manusia dan juga hewan
Buah Keben, sebagai salah satu kandungan Tetes mata herbal radix vitae

Rabu, 22 September 2010

Kesaksian RADIX VITAE


Info & Konsultasi 0811 999 8386 
10 Oktober 2012 - Sekarang tidak lagi tergantung kacamata pada saat membaca. Thank you to MR.Heinrich and radix vitae

Nama saya louise mathilde umur 32thn,selama bertahun2 saya menggunakan kacamata dgn minus 1,75. setelah mencoba produk tetes mata dr radix vitae selama kurang lebih satu bulan,mata saya menunjukan kemajuan,saya tidak lagi tergantung kacamata pada saat membaca dan pada waktu menyetir mobil.pengelihatan saya jauh lebih baik dan terang. saran saya untuk menggunakan produk ini yg mempunyai masalah pada mata. my best regards and Thank you to MR.Heinrich n radix vitae.

God bless you


6 Juni 2012 - Benjolan pada sudut kanalikum di mata sebelah kanan sembuh dengan tetes mata herbal dan kapsul angelica

  - Liberato Soriano -

Kurang lebih tiga bulan lalu saya pernah berkonsultasi dengan bapak tentang keluhan saya, yaitu benjolan pada sudut kanalikum di mata sebelah kanan saya, dari konsultasi dan foto yang saya kirim ke bapak, bapak menganjurkan kepada saya untuk menggunakan/mengkonsumsi tetes mata herbal dan kapsul angelina ditambah minyak internal papua.

Semua saya lakukan sesuai anjuran bapak disertai doa kepada Tuhan. Setelah satu bulan mengkonsumsi, benjolan tersebut tidak tumbuh membesar tapi kondisinya mengkerut dan mengecil 50%, setelah kurang lebih dua bulan mengkonsumsi, benjolan tersebut mengekerut lagi dan mengecil, dan sudah sekitar tiga minggu ini hanya tinggal bekasnya yang masih menebal, tapi sepintas sudah tidak terlihat lagi. Saya memang belum kembali ke dokter mata untuk memeriksa kembali mata saya. Saat ini saya masih terus mengkonsumsi ketiga produk ini dan berencana sampai enam bulan baru saya akan kembali ke dokter mata untuk memeriksa dan memastikan mata saya. Mengingat diagnosis waktu sebelum saya berkonsultasi dengan bapak adalah tumor kanalikum.Dengan konsumsi ketiga produk ini myopa (mata minus) saya juga sedikit mengalami perbaikan, meskipun saya masih menggunakan kaca mata minus 1,75.

Tentunya ini juga berkat doa seperti yang bapak sarankan ketika saya berkonsultasi dengan bapak, sebagai orang Katolik saya melakukan doa novena, dan seperti saya ceritakan diatas, pada doa novena saya yang ketiga saya mengalami benjolan ini langsung mengkerut dan mengecil. Untuk itu saya bersyukur pada Tuhan, dan berterima kasih kepada bapak, karena saya yakin mujijat Tuhan hadir melalui karya karya yang bapak lakukan demi kebaikan masyarakat yang menderita.


12 Desember 2011 - Mata plus saya sudah sembuh dan mata dinyatakan normal kembali !        
  - Ir. Fenny Ichwani Nasution -

Kegiatan membaca sudah menjadi kebutuhan rutin yang setiap hari selalu saya lakukan.  Oleh karena kegiatan membaca itu sering saya lakukan sambil berbaring di tempat tidur, sudah sejak 3 tahun lalu dokter mata mendiagnosis kelainan pada mata saya yakni mengalami mata plus.   Sejak saat itu saya perlu bantuan kaca mata setiap kali akan mulai membaca.  Hal yang mengganggu adalah saat saya harus bepergian dan kelupaan membawa kaca mata,  rasa-rasanya saat seperti semua barang bawaan jadi kurang berarti lagi karena kegiatan membaca pasti akan terkendala.  Melalui internet saya mencoba mencari-cari informasi bagaimana untuk bisa lepas dari ketergantungan memakai kacamata ini.  Melalui internet saya mendapatkan informasi tentang adanya Tetes Mata Herbal Radix Vitae dan saya mulai menggunakannya secara teratur sesuai dengan petunjuk pemakaiannya.

Setelah saya menggunakan Tetes Mata Herbal Radix Vitae secara teratur, dua minggu kemudian saya mulai merasakan adanya perubahan yang terjadi pada kebiasaan saya sebelumnya.  Setiap kali saya membaca koran, baru sebentar membaca kepala sudah terasa pusing.  Anehnya ketika kacamata saya buka saya merasa lebih nyaman saat melakukan aktivitas membaca.  Adanya hal tersebut kemudian saya konsultasikan ke dokter mata dan diketahui bahwa kelainan mata plus saya sudah sembuh dan mata dinyatakan normal kembali.  Ohh.. betapa senang dan leganya saya kini.

14 April 2010 - Cured of myopia and astigmatism

Koko Susilo (19th)

In August 2009 Koko Susilo attended a medical test to enter the academy for Immigration Officers. He was rejected due to abnormalities as myopia and astigmatism 1.75 diop and cylinder at both eyes.


21 Maret 2010 - Cataract and Hyperopie

Djuprie Soedarmo (Barongan, Jetis Bantul – Yogyakarta) - 61 tahun

Attending a eye examination conducted by the Department of Health in 2005 Mr. Juprie was diagnosed Cataract (early stadium) and Hyperopie 2 diop.



21 Maret 2010 - fully recovered and returned to normal eye sight. Cured of Myopia

Rizkyana - Semper Barat, Tanjung Priuk

At the age of 16 years after an eye examination at an Optical Shop myopia of 0.75 was detected at both of Rizkianas eyes.


21 Maret 2010 - Migraine, Sinusitis and Myopia recovered.

Suharni - Sukoharjo ( dekat Univet Sukoharjo)

Suharni experienced Myopia of 7 Diop at both eyes. At the same time she suffered from Sinusitis and Mygraene .
Over a period of 12 years she tried several Therapies and various medicines prescriped by her docters. But all of those treatments failed and the condition of her eyes got worse.


21 Maret 2010 - March Myopia progressive fully recovered.

Nuriyadi - Balangjati Mojowates – Rejo Kemlagi

Nuriyadi age 9 years and a 2nd grade elementary school student discovered strong irregularities of his eye sight in 2004.
After his parents had his eyes examinated by an eye specialist with the diagnosis that he suffered from progressive Myopia and was prescriped eye glasses.


21 Maret 2010 - Mrs. Tia Mahendra had been diagnosed by an eye specialist the she suffered from an acute Glaucoma. She was advised to undergo eye surgery.

Tia Mahendra - Mojokerto, Jatim

Mrs. Tia Mahendra had been diagnosed by an eye specialist the she suffered from an acute Glaucoma. She was advised to undergo eye surgery.
The docter also explained to her she should not get pregnant again because giving birth could result in a total loss of her eye sight.


21 Maret 2010 - Myopia dramatically reduced and cataract and pterigium cured.

Priyo Kriswantoro - Sleman, DIY

In January 2009 Mr. Priiyo’s eyes where examinated at the Dr. Yap Eye Clinic in Jogyakarta. He was diagnosed Myopia left eye 18.5 diop and right eye 12 diop. At the same time Cataract and Pterygium was discovered.
He started to use Radix Vitae Herbal Eye Drops and Radix Vitae Angelica capsules in February 2009.


23 Juli 2008 - SEMBUH DARI ASTIGMATIS (SILINDRIS)

Verren Renata Leevana, Kelas 2 SD St. Maria, BANDUNG – Jawa Barat

Ibunya membeli tets mata Radix Vitea dari sebuah pameran di kota Bandung dan langsung memakaikan obat tersebut kepada putrinya yang menderita kelainan mata Astigmatis atau Silindri 1 untuk kedua matanya.


23 Juli 2008 - SEMBUH DARI MIOPHYA PROGRESSIVE (rabón jauh progresif)

Nuriyadi – 9 tahun, KEMLANGI

Sejak kelas 2 SD ia mengalami kesulitan melihat jarak jauh. Menurut melalui dokter ahli mata yang memeriksanya Nuryadi mengalami rabun jauh progresif dimana ukumran minusnya naik dengan sangat cepat.


23 Juli 2008 - SEMBUH TOTAL DARI KATARAK AKUT

Ibu Sulastri – 55 tahun, MOJOKERTO – Jawa Tengah

Ibu Sulastri yang tenderita Katarak Sejas tahun 2004 sudah mencoba berbagai cara pengobatan tetapi hasilnya tidak ada dan akhirnya dokter ahli mata menyarankan agar matanza dioperasi. Karena takut, akhirnya ia memilih untuk tidak menjalankan operasi dan mencari cara pengobatan lain. Melalui agen tetes mata Radix Vitae di Mojokerto ia memperoleh tetes mata dan langsung memakainya pada Desember 2006.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar